Wednesday, May 20, 2009
3: 8
Jika ikhlas kenapa perlu bosan..
Jika ikhlas kenapa keletihan..
Jika ikhlas kenapa mengharap pujian..
Jika ikhlas kenapa mengharap balasan..
Jika ikhlas kenapa perlu dipertonton segala amalan..
Saan ini ku rasa jauh..
Jauh dari Mu, walau selalu sujud lima waktu.
Jauh dari Pemberi Syafaat, walau salawat di setiap munajat.
Jauh dari ikhwah, walau setiap minggu kita bermesyuarat
Adakah ini tanda hati ini punya masalah? Setiap saat ada resah
Adakah ini tanda hati ini mati? Hingga tak bisa menghargai dan hilang sensitiviti
Adakah ini tanda hati ini penuh daki? Hingga setiap masa merasa dengki
Jangan Ya Allah..
Jangan Kau lupakan daku,
Jangan Kau palingkan hatiku,
Jangan Kau tutup pintu hidayah Mu..
Walllahualam
"Ya Rabb kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami...." [3: 8]
20 Mei - 25 Jamadilawal
*puisi ini bukan saya yang reka, tetapi diforwardkan kepada saya. jika tuan penulis membaca ini, maka saya mohon keizinan. kerana amat cocok sekali apa yang anda tuliskan.
Monday, April 27, 2009
Law of gut..to the Law of God
Dengan nama Allah, yang memiliki segala kunci al-Haq
I was sitting in front of the window, with the view of the weather which I defined as sunny, while reading textbook of medical physiology guyton and hall. And so I read and read until I came to a paragraph..:
When a segment of the intestinal tract is excited by distention and thereby initiates peristalsis, the contractile ring causing the peristalsis normally begins on the oral side of the distended segment and moves toward the distended segment……..The peristaltic reflex plus the anal direction of movement of the peristalsis is called the "law of gut'.
Hmm gut pun nak law jugak ke? (english translation: does gut also need some kinda law?)
Wait a minute..of course..and so I remembered other things…
Law of the Heart... (this is Frank-Starling. I think last month I read about this..)
Law of Automaticity..(yeap, I think last sem I read this. But CVS also mentioned about this one..)
Law of Gravity..(when did I 1st heard of this..not sure..but surely during primary school..)
Law of supply and demands (this one..in primary or secondary school..)
Usul 1 of usul Isyrin (..huhu..in jaulah UK I think..n yes..during usrah..)
Why am I blabbering about all of these law thingy..? Needless to say, everything in this world, every single object is by default, organized into certain systems.
System to be simply defined, is how things should work, how things should be operated or propagated. And to connect the above statement, every object in this world, from this gigantic planet of ours, to the tiny little cells of our heart, abide by certain laws or systems. Is this hypotethical? I think not. This is definite.
Hmm am I forgetting something..ah yes..what about us..?
*** *** *** ***
Everything on this earth, and I want to emphasize on we, the self-proclaimed exclusive best living creature on this earth, is also should be governed by some sort of law @ system.
Everything regarding human: the social structure, commerce, family institution, politics, education, judiciary should be operating, within a certain structured system.
And of course, human realized of its importance (to be organised and systematic). And so we can see, from the progress of history, mankind tried and developed such system. One example, aristotle's book Politic mentioned about kind of government, pros n cons of democracy and republic, aristocracy and oligarchy, monarchy and tyranny. Until now, there are many systems such as communism, capitalism etc.
System should be structured on the basis of its suitability with what it concerns for. Let say for eg. system of the heart, of course, it has to consider the nature of what it concerns for which is the myocardium. (my bad for the not the best analogy). And so as system of human living, human interteraction, as human is what is concerns for, such system must suit the human best.
So what suits human best?
Previously said, human invent certain system. People like John Hobbes, Marx and Engel who summed up their own idea of ideal system of human, did that so, based on their knowledge and perception of human behaviour and human nature. Communism came into being as it was thought to have the best economical system that match the nature of human regarding possessions of property. And also other man-made systems presently exist today, are within aspiration of the most suitable for human living.
*** *** *** ***
"And they ask you concerning the Ruh. Say: "The Ruh is one of the things, the knowledge of which is only with my Lord. And of knowledge, you (mankind) gave been given only a little" [17: 85]
Human may discover its own nature, but never fully, never completely, never 100%. Human are not endowed to posses such ability. Human is endowed with the ability of thinking, independent will, conciousness, self awareness, and etc. Human are called to use that endowments in their life, but only in the subjects and areas they are permitted for it. There are certain areas that human must follow proper guidance from the Divine. As He knows us best. He is the one who created our fitrah. Fitrah (human nature in arabic) is there present in every human.
Based on this fact, God Himself set up complete guidelines for human. It may be in great detail regarding one part of human life, and it may be less detail in certain others. Howver, human are called to think, to match it with the present situation of the world (previously ancient, and presently modern), taking account to all of the guideline written by Him.
"So, set your face towards the deen as a Hanif (straigtly). Allah's Fitrah with which He has created mankind. No change let there be in Allah's creation. That is the straight deen, but most men know not. [30: 30]
“..And We have revealed the Book (the Qur'an) to you as an explanation of everything..” [16: 89]
*** *** *** ***
So, with what should I wrap this up..? huhu
Brothers and sisters, Islam is not only a religion, but it is a system. Islam is the deen (the way of life). Its teachings concerns everything.
InshaAllah, I would'nt give myself a single doubt of submitting myself to the full teaching of Islam. Why should I..? After all, he knows best of our fitrah right? =)
waAllahua'alam
Masa penghayatanku di bawah bayangan al-Qur’an itu berakhir dengan satu keyakinan yang teguh dan tegas, iaitu dunia ini tidak akan mencapai kebaikan dan umat manusia tidak akan mencapai kerehatan, ketenteraman, ketinggian, keberkatan, kesucian dan keselarasan dengan undang-undang alam buana dan fitrah hidup yang suci melainkan dengan kembali kepada Allah.
[ Muqaddimah Fi Zilal Al-Quran - as-Syahid Sayyid Qutub]
27 April – 2 Jamadilawal
Thursday, March 26, 2009
Cerita kita
Sahabat, aku tersedar dan memahami sesuatu..aku menjumpainya di dalam Quran.. Kemudian aku melihat dan mengaitkannya dengan realiti di sekelilingku.. Aku ingin menceritakan kepada kamu.. Cerita tentang kita..
*****
"Bukankah pernah datang kepada manusia, suatu ketika dari masa, yang ketika itu (manusia itu) belum merupakan sesuatu yang dapat disebut..?" [QS 76: 1]
"Dia menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam)……Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian (embryogenesis).." [QS 39: 6]
Sahabat, ya..aku dan engkau sebelum ini tidak pernah wujud, malah tidak disebutpun..Kemudian Dia telah menjadikan kita ini, kita
*****
"Dan jika kamu menghitung nikmat Allah,nescaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.." [14: 34]
"(Semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk haiwan-haiwan ternakmu.." [80: 32]
Ya, dia telah menciptakan segala benda di bumi untuk kita gunakan..untuk kesenangan kita.. Sahabat, mahukah anda tahu untuk apa kesenangan itu bagi kita.?.
*****
"Aku tidak menciptakan jin dan manusia, melainkan agar mereka beribadah(menghambakan diri) kepadaKu." [51: 56]
"..Aku hendak menjadikan (manusia) khalifah di bumi.." [QS 2: 30]
Semua itu adalah supaya kita mampu memenuhi tuntutan wujudnya kita sebagai kita di dunia ini..supaya kita mampu memikul tugas hakiki yang di amanahkanNya..
Tetapi..
Manusia itu sangat ingkar kepada tuhannya..tidak bersyukur terhadap pemberianNya.. Kesenangan digunakan tanpa menghiraukan haknya..Kenapa manusia itu selesa dengan dirinya apabila ia melakukan dosa..? Sedangkan manusia itu sudah mengetahui.. Apakah yang telah berjaya menipu manusia ini..?
يأَيُّهَا الإِنسَـنُ مَا غَرَّكَ بِرَبّكَ الْكَرِيمِ
"WAHAI MANUSIA! Apakah yang telah memperdayakan engkau (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu yang Maha Pengasih??!"
الَّذِى خَلَقَكَ فَسَوَّاكَ فَعَدَلَكَ
"..yang telah menciptakanmu, lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang.." [QS 82: 6-7]
Mengapa manusia masih biadap terhadap Tuhan kita?
Mengapa manusia tidak merindukan Tuhan kita?
Mengapa manusia tidak mahu mengingati dia?
Mengapa manusia tidak menghambakan diri HANYA kepada dia?
Bukankah kita semua adalah dari Dia..?
*****
Wahai manusia, janganlah kamu begitu..
Merelakan diri untuk menjadi manusia yang seperti itu..
Kerna aku juga seperti kamu, seorang manusia..
Yang tidak kurang berbanding kamu, punyai kelemahan dan cacat cela
Ingin aku mengajak kamu kepada satu hakikat..
Hakikat yang tidak akan luput oleh sempadan tempat, dan sempadan masa..
Marilah saudara memahami hakikat ini..
Jika dijiwai inshaAllah, akan kembali mengorientasi diri..
"Wahai manusia! Kamulah yang memerlukan Allah..Dan Allah, Dialah yang Maha Kaya, Maha Terpuji (tidak memerlukan apa-apa pun).." [QS 35: 15]
*****
Sahabat,
Mari kita susun kembali kehidupan kita.. =)
WaAllahua'alam..
"Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Allah..dan carilah jalan untuk mendekatkan diri kepadaNya, dan bermujahadah (berusaha sungguh-sungguh segenap kemampuan) di jalanNya..agar kamu BERUNTUNG." [QS 5: 35]
26 Mac – 29 Rabiulawal
Tuesday, December 30, 2008
Janji..
Ya Allah..aku menazarkan diriku untuk Kau…
Kerana mati itu pasti..
Alam kubur itu pasti..
Kiamat itu pasti...
Padang mahsyar itu pasti..
Hisab itu pasti..
Sirat itu pasti..
Kerna syurga itu pasti..
Kerana neraka itu pasti...
Tiada langsung keraguan dengan itu semua..
Demi Kau Ya Allah, yang nyawa aku berada dalam kekuasaanNya..
Demi Kau Ya Allah, yang seluruh pergerakan alam ini berada dalam penjagaanNya..
Demi Kau Ya Allah, yang menghidupkan yang mematikan..
Yang menciptakan dan yang memusnahkan..
Yang memberi rezeki dan yang menahannya..
Demi kekuasaan Kau ya Allah…kesemua itu adalah pasti..
Maka apa yang menangguh-nangguhkan aku sekarang..?
Maka kenapa aku masih melambat-lambatkan langkah..?
Maka kenapa aku masih malas-malas..?
Maka kenapa aku masih tidak bersungguh-sungguh..?
Maka kenapa aku masih tidak mahu menazarkan diri aku untuk Kau..?
Aku ini sedang hidup di dunia ini..sedangkan dunia ini sementara..dan aku pasti akan mati..
Aku ini pasti akan disoal di dalam kubur nanti..
Aku ini pasti akan dibangkitkan semula dari kuburku nanti..
Aku ini pasti akan berada di padang mahsyar..
Aku ini pasti aku menunggu waktu hisabku..
Aku ini pasti akan dihisab Engkau..
Aku pasti akan besemuka dengan Titian Sirat..
Maka..apa lagi yang menangguh-nangguhkan aku untuk menazarkan diri aku untuk Engkau..?
Kenapa aku masih menunggu untuk bulat-bulat setia kepadaMu..?
Andai aku menzarkan diriku kepada Engkau..
Kemudian aku tidak mampu..maka aku memohon kepada Engkau untuk berikan aku kekuatan..
Kemudian aku malas..maka aku memohon kepadaMu untuk memberi aku kudrat, keinginan dan keazaman..
Kemudian aku lupa..maka Ya Alah, ingatkanlah aku..janganlah aku menjadi orang yg mendustai diri sendiri..
Aku yakin..Engkau Maha Mendengar..Maha Mengetahui isi hati..Dan Engkau pasti tahu pada saat ini aku tidak berdusta..
Maka jika selepas ini jika aku lupa..maka aku memohon kepadaMu supaya betulkan aku kembali..supaya aku tidak mendustai diri aku ketika ini..
Ya Rabb, aku yakin..syurgaMu bukan untuk orang yang biasa..
Bukan untuk mereka yang tiada mahu bersusah dan berusaha..
Ia hanya untuk mereka yang luar biasa..
Dan..kalau bukan syurga pastilah tempat yang menyeksakan itu..
Apa lagi kalau bukan neraka jika syurga tidak layak untukKu..
Maka pada akal waras ku..pada fikiranku yang masih normal ini..pasti hanyalah syurga yang ku pilih.
Syurgalah yang SEPATUTNYA aku pilih..
Maka apa lagi alasan untuk aku tidak ingin menazarkan diriku..?
Aku telah mengetahui bahawa Engkaulah yang mencipta aku..
Engkaulah yang memberi aku kehidupan..
Engkaulah yang mengizinkan aku mendengar, melihat..
Engkaulah yang memberi aku hati dan akal..
Engkaulah yang mengajarkan aku apa yang aku tidak tahu..sehingga aku berada di sini untuk belajar..
Engkaulah yang memberi aku rezeki..untuk aku teruskan kehidupanku..
Ya Allah, Rabbku..sememangnya diri aku ini adalah dari Engkau..
Sememangnya Engkau memiliki diri aku ini..dan I am at Your mercy..
Jadi..by default..aku memang milikmu..dan aku pasti akan kembali kepadaMu..
Bodohnya aku kalau tidak aku mengakui hakikat ini..
Maka Ya Allah..janganlah aku mendustai diri aku ini..
Lindungilah aku..berilah aku kekuatan..berilah aku kesungguhan..berilah aku teman di sampingku..
Janganlah kau palingkan aku..janganlah kau jadikan aku ini orang yang mendustai kata-kata diriku ini kelak..
Aku memohon padaMu..aku merayu..
Ya Allah..aku ingin menazarkan diriku untuk Kau..
"Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka. Mereka berperang di jalan Allah; sehingga mereka membunuh atau terbunuh, (sebagai) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al-Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain Allah?...
...Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan demikian itulah KEMENANGAN YANG AGUNG." [QS 9: 111]
30 Dis 2008 - 3 Muharam 1430

